Tag Archive kesehatan

Bycahyono

Albothyl Dilarang, Ini Pilihan Pembaca untuk Sembuhkan Sariawan

Heboh penarikan izin edar obat sariawan yang mengandung policresulen, seperti Albothyl dan tiga produk lainnya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan agar obat-obat tersebut ditarik dari peredaran karena memiliki efek samping yang cukup berbahaya.

BPOM lebih menganjurkan masyarakat beralih ke obat lain yang mengandung benzydamine HCl, povidone iodine 1 persen, atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C.

Namun jauh sebelum obat tersebut dikenal, sudah ada berbagai alternatif cara menyembuhkan sariawan. Berikut ini beberapa alternatif pilihan pembaca detikHealth.

1. Ditempelin cabai
Dalam polling yang diikuti 2.300 pembaca detikHealth, sebanyak 32 persen memilih ditempeli cabai. Pastinya sangat perih, tetapi rupanya cara ini paling banyak dipilih.

2. Ditaburi garam
Sebanyak 29 persen pembaca detikHealth memilih cara ini. Sebagaimana luka pada umumnya, sariawan juga terasa sangat perih ketika ditaburi garam.

3. Kumur air es
Dipilih oleh 18 persen pembaca detikHealth. Dibanding kedua cara sebelumnya, sepertinya ini lebih ‘manusiawi’.

4. Belimbing wuluh

Belimbing wuluh dipercaya bisa mempercepat penyembuhan sariawan karena kandungan vitamin C-nya cukup tinggi. Dengan menempelkan irisan belimbing wuluh bisa mempercepat selaput luka mengering. Sebanyak 21 persen pembaca detikHealth memilih cara ini.

Adakah alternatif lain untuk mengatasi sariawan? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut di antaranya:

1. Kunyah tanaman gambir

Tanaman gambir sejak dulu sudah dikenal memiliki manfaat obat. selain memiliki kandungan antioksidan bernama katekin yang dapat mencegah penyakit, tumbuhan gambir juga memiliki daya hambat terhadap bakteri Streptococus Mutans. Gambir memiliki rasa khas pahit dan kelat, tapi setelah lama dikunyah menjadi manis.

“Gambir juga memiliki kandungan antibakteri yang berasal dari katekin yaitu flavonoid, biasanya untuk mengobati diabetes, penyakit degeneratif, penyakit yang tidak menular. Selain itu tanaman gambir juga dipercaya sebagai obat cuci luka bakar, kudis, diare dan disentri, obat kumur-kumur untuk sakit tenggorokan dan sariawan,” jelas Prof Dr Eko Baroto Walujo dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

2. Kumur air daun sirih

Kita sudah kenal bahwa daun sirih memiliki banyak manfaat, salah satunya bisa meredakan nyeri dan menyembuhkan sariawan. Daun sirih mengandung zat antiseptik yang bisa menekan tumbuhnya bakteri dan jamur.

“Penelitian yang saya baca, bahan-bahan alami untuk menyembuhkan sariawan adalah daun sirih. Kumur-kumur air daun sirihnya,” tutur kata Prof Dr drg Melanie S. Djamil, MBiomed, FICD Lab BioCORE, dari FKG Universitas Trisakti.

3. Kumur air garam

Saat nyeri sariawan mulai parah, terutama setelah makan, sediakan air garam untuk berkumur. Ini adalah salah satu metode simpel yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri sariawan dan mempercepat proses penyembuhan.

 

sumber : detik

Bycahyono

Virus Merepotkan Ini Bikin Heboh Olimpiade Pyeongchang 2018

Sebuah virus menyebar di Olimpiade Pyongchang 2018, Korea Selatan dan mencuri perhatian dunia.

Norovirus, nama penyakit tersebut, merupakan sebuah infeksi menular, dan menyebabkan muntah serta diare. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, per 8 Februari, 128 kasus norovirus ditemukan di lokasi olimpiade musim dingin ini.

Dikutip dari Live Science pada Kamis (15/2/2018), ada 19 juta sampai 21 juta kasus norovirus di Amerika Serikat setiap tahunnya.

Dilansir dari Buzzfeed, saat ini setidaknya hampir 200 orang di lokasi Olimpiade Pyeongchang terkena virus ini. Panitia juga sedang mencoba untuk mencegah tersebarnya virus ini, terutama di antara staf keamanan.

Hal ini membuat 1200 anggota keamanan dikarantina. Tentara Korea Selatan diminta untuk mengisi keamanan selama mereka dikarantina.

Sejauh ini, BuzzFeed News melaporkan belum ada atlet yang didiagnosa terkena penyakit ini.

Virus ini diketahui mulai menyebar di jelang upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan. Hal ini membuat panitia cukup kebingungan.

Virus tersebut menyebar dengan sangat mudah. Gejalanya pun berlangsung cepat. Ini karena orang-orang mulai muntah di tempat-tempat yang tidak seharusnya dan menularkan partikel virus kemana-mana.

“Virus ini pada dasarnya memiliki semua atribut penyebar infeksi yang ideal: sangat menular, cepat dan produktif, terus berkembang, mengalahkan kekebalan yang terbatas, dan cukup ganas,” kata Dr. Aron Hall, epidemiologi dari tim penyebaran gastroentertitis di Centers for Disease Control and Prevention di The Journal of Infectious Diseases tahun 2012.

Dengan kata lain, virus ini menyebar dengan mudah dan cepat. Virus ini juga terus berkembang dan menghindari sistem kekebalan tubuh. Walaupun tidak mematikan, namun cukup untuk membuat seseorang jatuh sakit, menyebarkan virusnya, lalu pulih untuk kemudian menjadi inang di kemudian hari.

Partikel norovirus juga mampu bertahan dalam kondisi yang berat termasuk pembekuan, panas, dan juga cairan desinfektan.

Belum lagi banyaknya cara untuk mereka menyebar seperti pada makanan, air yang terkontaminasi, dan partikel aerosol yang terhidup

Menurut Hall, virus tersebut berkembang dengan cepat. Sehingga tidak mungkin orang membangun kekebalan terhadap virus tersebut yang berarti mereka bisa terinfeksi lagi.

sumber : detik.com

Loading...
Contact Us